http://id.nowgoogle.com/
MOST HOT TIPS AND TRICK
- Bikin Software Trial Jadi Seumur Hidup

Ouww masa trial software sudah habis.... Pengen cari crack atau keygen nya susah juga apalagi untuk cari Serial Number nya, ehh ternyata ada juga solusi nya untuk mengatasi agar masa trial bisa jadi selamanya alias seumur hidup..
Begini cara nya... Read more >>


- Meningkatkan Kinerja Komputer

Langsung saja tidak usah kelamaan. Beberapa tips meningkatkan kinerja komputer yang mudah-mudahan berguna buat anda. Tips tersebut sebagai berikut :
Begini cara nya... Read more >>


Tampilkan postingan dengan label compute tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label compute tips. Tampilkan semua postingan

9 Juli 2011

Tuts Modifikasi System Shutdown

Mungkin sobat pada jenuh pada saat mau shutdown pc/ komputer, kali ini kita akan mencoba bagaimana modifikasi system shutdown pada pc / komputer. Baiknya pada system operasi windows XP. Langsung saja pada caranya :

1. Klik Kanan pada Dekstop, kemudian pilih New => shortcut
2. Akan muncul jendela pop up create shortcut, pada tab type the location oh the item, ketikkan : shutdown.exe –s –t 00
 * Keterangan :
a) shutdown.exe(spasi)-s(spasi)-t(spasi)00
b) 00 = waktu tunggu shutdown dalam detik , Jika diisi 20, maka windows akan menunggu selama 20 detik (hitungan mundur)
3. Klik Next jika sudah. Pada jendela berikutnya, berikan nama untuk shortcut. Misal KILL ME PLZ lanjutkan klik tombol Finish
4. Agar tampilan shortcut lebih menarik gantilah icon shortcut, caranya dengan mengklik kanan shortcut, kemudian pilih properties, klik tab shortcut kemudian klik tombol change icon, cari icon yang disukai, klik OK jika sudah.
* Keterangan :
Jika mau isengin temen, bisa ganti Icon Shutdownnya dengan memakai icon Mozilla atau yang lainnya yang sekira nya sering di buka.
 5. Finish


Sekarang bagaimana membuat Pesan saat akan shutdown, begini cara nya :
1. Klik kanan pada desktop, kemudian pilih new => shortcut
2. Pada jendela create shortcut, ketikan shutdown.exe –s –t 10 –c “See U Again Dude…!!”
* Keterangan :
Kata " See U Again Dude...!! " bisa diganti dengan apa yang di sukai.
3. Jika sudah klik Next
4. pada jendela berikutnya, ketikan nama shortcut agan ini
5. Klik Finish Jika sudah 


Bagaimana Cara Shutdown Otomatis? ikuti cara dibawah ini :
1. Klik menu start => Run
2. Pada tab open, ketikan : tsshutdn XX/powerdown
3. Jika sudah klik OK, akan muncul jendela konfirmasi
4. Klik OK pada jendela pop up tersebut
5. Minimize jendela DOS yang muncul ( jendela DOS jangan di-close. Jika di close maka timer tidak akan berjalan )
* Keterangan :
tsshutdn(spasi)XX/powerdown
XX = (waktu yang agan inginkan dalam detik)
Maka dalam waktu 1 jam (3600 detik) computer agan akan dimatikan secara otomatis. 

Cara membuat shortcut Logout, caranya seperti ini :
1. Klik kanan pada Dekstop, kemudian pilih new => shortcut
2. Ketikkan shutdown.exe –l –t 00
3. Langkah selanjutnya sama dengan langkah- langkah agan membuat shortcut untuk shutdown.

Cara membuat shortcut Shutdown, caranya :
1. Kli kanan pada Dekstop, kemudian pilih new => shortcut
2. Ketikan shutdown.exe –r –t 00 pada jendela create shortcut
3. Langkah selanjutnya sama dengan langkah-langkah anda membuat shortcut untuk shutdown dan log ou.
 
Mematikan Service Secara Cepat, caranya :
1. Masuklah ke registry editor dengan mengetikkan regedit pada menu Run
2. Carilah key ini HKEY_LOCAL_MACHINE => SYSTEM => controlset001 => Control
3. Lihat pada jendela sebelah kanan, disana agan akan menemukan string waittokillservicetime . Klik ganda string tersebut, sehingga akan muncul jendela edit string, pada tab value data, ubah angkanya menjadi 3000 (3 detik)
4. Klik OK, dan Restart Komputer Anda
Untuk selanjutnya windows tidak akan menunggu lama untuk mematikan secara paksa service yang tidak dapat dimatikan oleh windows saat shutdown. Windows cukup menunggu 3 detik setelah itu service tersebut akan segera dimatikan secara paksa

Menutup Program Lebih Cepat, tutorialnya :
1. Masuklah ke registry editor dengan mengetikan regedit pada menu Run
2. Cari key berikut ini HKEY_CURRENT_USER => Control Panel => Dekstop
3. Lihat pada jendela sebelah kanan dan carilah string waittokillapptimeout jika sudah ketemu klik ganda string tersebut
4. Akan muncul jendela pop up string edit. Pada tab value data, ubah angkanya menjadi 5000 (5 detik) atau 3000 (3 detik), klik OK jika sudah
5. Setelah itu pada jendela yang sama carila string autoendtask, klik ganda string tersebut jika sudah ketemu.
6. Akan muncul jendela edit string, pada tab value data, ubah nilainya dari 0 menjadi 1
7. Restart computer.
Kini windows anda akan segera menutup program dengan segera tanpa harus menunggu begitu lama. 


 



 
read more...

9 Februari 2010

Meningkatkan kinerja komputer jaringan | tips

Pada bahasan artikel yang lalu telah dibahas mengenai cara mengatasi masalah dan beberapa artikel tentang kinerja komputer. Maka untuk saat ini bagaimana kalo kita coba bahas masalah memaksimalkan kinerja komputer yang berhubungan dalam kata lain menggunakan LAN. Langsung menuju sasaran aja untuk yang ini. 
1. Untuk men-share sebuah folder di komputer Anda ke jaringan, klik kanan folder tersebut dan pilih Properties. Klik tab Sharing dan enable option Share this folder on the network. Beri nama dan klik OK.

2. Buat sebuah icon My Network Places di desktop dengan mengklik kanan area kosong di dekstop dan klik Properties. Pilih tab Desktop|Customize Desktop. Kemudian buka tab General dan enable option My Network Places.

3. Ada cara mudah mengirim pesan ke komputer lain di jaringan, yakni menggunakan Console Message. Buka Control Panel| AdministrativeTools| Computer Management| Action| All Task| Send Console Message. Ketik teks yang hendak dikirim, tambahkan nama komputer yang hendak dituju dan klik Send.

4. Untuk mengatur Internet Connection Firewall (ICF), buka Network Connection di Control Panel, klik kanan koneksi yang ada dan klik Properties. Buka tab Advanced dan enable option Protect my computer and network by limitting or preventing access to this computer from Internet.

5. Atur Internet Connection Firewall (ICF) untuk setiap koneksi yang ada. Baik dial-up maupun broadband. Jika komputer Anda merupakan bagian dari jaringan yang terhubung ke Internet, pasang ICF hanya di komputer server.

6. Untuk mengetahui alamat IP Anda, masuk dalam DOS dengan mengetikkan command di Run. Kemudian ketikkan ipconfig /all.

7. Jika Anda menerima pesan dari Internet melalui Messenger, segera matikan. Caranya, masuk ke Contol Panel|Administrative Tools|Services, dan klik ganda Messenger kemudian Stop. Untuk mencegah supaya tidak terulang, atur supaya Messenger menjadi Disabled di bagian Startup.

8. Matikan Windows Messenger dengan melalui regedit. Buka HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft, kemudian pilih menu Edit|New|Key, dan beri nama Messenger. Kemudian buat key lagi dengan cara ini di dalam direktori Messenger dengan nama key-nya Client. Setelah itu, klik menu Edit|New|DWORD Value, dan beri nama Prevent-Run. Klik kanan value PreventRun, pilih Modify, isi angka 1 pada Value data, dan klik OK.

9. Untuk mengetahui informasi mengenai koneksi di komputer Anda, klik Start|All Programs|Accessories|System Tools|System Information. Pilih menu Tools|Net Diagnostics. Pada window yang terbuka kemudian pilih option Scan your system. Tunggu hingga proses selesai untuk melihat hasilnya.

10. Lindungi privasi dengan mencegah aplikasi Windows Media Player mengirim data mengenai komputer dan kebiasaan Anda menggunakan komputer melalui Internet ke alamat-alamat tertentu. Caranya mudah, Pada Windows Media Player, pilih menu Tools|Option. Buka tab Player dan disable option Aloww internet sites to uniquely your player.

11. Untuk mengunci komputer yang berada dalam sebuah network domain, tekan tombol Ctrl + Alt + Del bersamaan dan klik option Lock Computer. Untuk membuka kembali, tekan tombol Ctrl + Alt + Deldan masukkan password. Konfigurasi Windows yang Mudah dan Cepat.

12. Untuk men-disable fitur autorun, klik kanan pada icon drive CD, pilih Properties dan masuk dalam tab AutoPlay. Kemudian disable autoplay untuk setiap jenis file yang tertera pada daftar.

13. Gunakan program Microsoft Clear Type Tuning Control dari http://www.microsoft.com/typography/cleartype/ untuk mengatur Clear Type pada komputer.

14. Untuk melihat system file yang secara default di-hidden oleh Windows XP, pilih tab View dalam menu Tool|Folder Option dalam Windows Explorer. Enable Display the content of system folder.

15. Untuk meletakkan icon volume control di taskbar, masuk dalam Control Panel| Sound and Audio dan klik tab Volume. Enable Place volume control in the Taskbar dan klik OK.

16. Atur tombol Power di keyboard melalui Control Panel| Power Option di tab Advanced. Tentukan pengaturan tombol Power ini dengan memilih option yang tersedia.

17. Atur supaya Windows membersihkan Pagefile saat shut down demi keamanan. Caranya, buka registry dan masuk dalam direktori HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control |Session Manager. Edit value pada key Clear-PageFileAtShutdown menjadi 1. Konsekuensinya, proses shut down akan berlangsung sedikit lebih lama.

18. Atur supaya Windows menampilkan ekstensi setiap file. Caranya, di Windows Explorer, pilih menu Tool|Folder Option dan tab View. Hilangkan tanda centang di option Hide file extentions for known file types.

19. Menghapus Komponen yang Terinstal.
Banyak komponen Windows yang tidak muncul di Add/Remove Windows Component sehingga tidak bisa di-uninstall.
a. Buka Notepad dan pilih menu File|Open. Arahkan ke folder Windows\inf. Isi nama file sysoc.inf. Klik Open untuk membuka file ini.
b. Pilih menu Edit|Replace. Ketik Hide pada kolom Find, namun kosongkan kolom Replace With, klik Replace All. Tujuannya untuk menghapus semua kata Hide dalam file ini. Setelah selesai, tutup dan simpan file.
c. Buka Control Panel dan pilih Add/Remove Programs. Kemudian pilih Add/Remove Windows Component, pada windows yang keluar kemudian akan tampak beberapa komponen yang sebelumnya tersembunyi.

20. Ubah gambar pada welcome screen dengan cara masuk ke User Account di Control Panel. Buka account Anda dan klik Change my picture. Tentukan gambar pilihan Anda dengan mengklik Browse untuk gambar di harddisk atau memilih di antara gambar yang sudah tersedia.

21. Jika lebih menyukai tampilan Start Menu versi lama, Anda bisa mengubahnya dengan mengklik kanan tombol Start, pilih Properties. Pilih Classic Start Menu dan klik Customize untuk mengatur isinya.

22. Untuk menyempurnakan tampilan klasik pada Start Menu, klik kanan desktop dan pilih Properties. Buka tab Themes, dan pilih Windows Classic dari Theme list.

23. Tambahkan image pada sebuah folder, sehingga image tersebut yang akan tampak saat Windows Explorer dalam tampilan thumbnails. Caranya, klik kanan folder yang hendak diolah, pilih Properties. Klik tab Customize dan klik Choose Picture. Pilih sebuah gambar dan klik Open| OK.

24. Sesuaikan kapasitas Recycle Bin dengan mengklik kanan icon Recycle Bin dan memilih Properties. Isi kapasitas yang Anda inginkan dan klik OK.

25. Pada saat View di-set Details di Windows Explorer, klik kanan header salah satu kolom untuk mengatur kolom apa saja yang ditampilkan. Klik More bila perlu mengatur setting lainnya.

26. Untuk menambahkan program yang paling sering Anda gunakan dalam Quick Launch, drag icon program tersebut dalam Quick Launch.

27. Tambahkan address bar pada taskbar, sehingga mempercepat akses ke sebuah alamat di Internet. Caranya, klik kanan taskbar, pilih Toolbar|Address. Klik ganda untuk membuka dan menutupnya.

28. Jadikan tampilan Windows Explorer seperti tampilan pada window My Computer. Caranya, klik kanan icon Window Explorer dan pilih Properties. Pada Target area, setelah %SystemRoot%\explorer.exe tambahkan /n, /e, /select, C:\ dan klik OK.

29. Untuk menambahkan sebuah shortcut program di baris paling atas Start Menu, klik kanan icon-nya di Start Menu kemudian klik Pin to Start Menu.

30. Supaya sebuah drive atau folder dapat masuk dalam menu Send To, drag shortcut-nya ke folder \Documen Anda Setting\\SendTo.

31. Mencari folder SendTo? Klik saja Start|Run dan ketik SendTo kemudian klik OK.

32. Untuk mengosongkan daftar dokumen dalam folder My Recent Document di Start Menu, klik kanan Start, pilih Properties. Klik Customize dan buka tab Advanced kemudian klik tombol Clear list. Supaya tidak ada lagi yang muncul di My Recent Documents, disable option List my most recently opened documents.

33. Fast User Switching
Dengan Fast User Switching, seorang user tidak perlu logoff sementara user lain login.
a. Untuk meng-enable Fast User Switching, masuk dalam Control Panel dan pilih User Accounts. Klik option Change the way user log on or off, dan enable Use Fast User Switching.
b. Supaya koneksi dial-up tetap berjalan meski Fast User Switching di-enable, masuk ke registry di direktori HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\Cu rrentVersion\Winlogon.
c. Klik kanan pada panel sebelah kanan dan pilih New |String Value. Beri nama KeepRasConnections dan beri nilai 1. Restart komputer.

34. Untuk melihat isi sesungguhnya folder My Recent Documents, klik Start|Run, kemudian ketikkan %UserProfile%\Recent. 

Semoga bisa bermanfaat. 
read more...

Cara atasi masalah umum pada komputer | Tips

Setelah pada artikel yang lalu membahas tips meningkatkan kinerja komputer maka sekarang kita coba untuk malanjutkan artikel yang disini mengatasi trouble pada perangkat / hardware. Komputer / pc / laptop temen-temen tidak mau beraksi sama sekali? Harddisk tidak terdeteksi, drive optik yang terasa lambat, monitor yang tidak optimal tampilannya, atau router yang terlalu sering hang? Jangan panik dulu ( apalagi kalo sampai dibanting ) mari kita cari bersama-sama solusinya.

Dalam sekali waktu hal ini dapat saja terjadi. Tiba-tiba PC berulah, dan tidak dapat terselesaikan dengan mudah. Meskipun sudah membaca berbagai panduan troubleshooting pada manual yang tersedia. Dan hal ini bisa juga terjadi pada temen-temen. Tidak memandang situasi dan kondisi, sebuah sistem dapat berulah. Bisa saja sesaat setelah Anda melakukan update driver. Ataupun setelah melakukan penambahan perangkat tambahan pada sistem Anda. Ataupun terjadi secara tiba-tiba, tanpa peringatan ataupun pemberitahuan sebelumnya.

Dan untuk artikel kali ini akan membahas hal-hal tersebut di atas. Usah gelisah dan tidak perlu panik menghadapinya. Duduk tenang sambil sediakan segelas minuman agar sekedar rileks dan ikuti saja pembahasan kali ini. Semoga salah satu di antaranya adalah jawaban dari masalah yang dihadapi dengan PC kesayangan sobat.

Tidak selamanya teknologi terbaru memberikan yang terbaik untuk penggunanya. Bahkan ada beberapa kali, produk yang mengusung teknologi terbaru, pada batch awal juga disertai dengan perbagai masalah yang cukup memusingkan.

Sebagai contoh, motherboard dengan chipset terbaru. Sekilas inilah beberapa kasus yang sering dirasakan para anggota lab disuatu vendor pc terkemuka. Perlu diadakan beberapa riset skala kecil, untuk dapat menjalankan serangkaian tes dengan sempurna. Mulai dari sesekali mencari update BIOS, update driver ataupun sekadar manual ter-update dari produk yang bersangkutan.
Contoh lain adalah untuk pengujian video card. Dengan makin tajamnya persaingan ATi Radeon dan nVidia, membuat berbagai produk dengan chipset terbaru, terus berdatangan ke lab kami. Yang akhirnya memerlukan solusi patch software pengujian. Untuk dapat menjalankannya. lalu, bagaimana dengan yang terjadi di dalam dunia nyata? Pada penggunaan sehari-hari Anda dengan PC

Langkah Pembukaan

Seperti pada catur, langkah pertama akan sangat menentukan. Begitu juga dalam memecahkan masalah yang terjadi dengan PCsobat. Pada artikel ini, akan berisi tentang langkah terpenting dalam mencoba menyelesaikan masalah dengan PC. Yang terpenting adalah mencoba mengetahui, apa yang menyebabkan PC sobat berulah. Perubahan terakhir apa yang terjadi pada PC?

Hal ini sangat penting untuk diketahui secara pasti. Mengingat, hal ini akan sangat memudahkan penyelesaian yang harus dilakukan. Disesuaikan dengan kemungkinan masalah yang terjadi. Dari sini, memungkinkan untuk mempersempit kemungkinan masalah yang terjadi dengan PC Anda.

01. PC Tidak Bereaksi, Saat Tombol Power Ditekan.
Permasalahan: Sobat menekan tombol power untuk mengaktifkan PC-nya, namun PC tidak menunjukkan tandatanda kehidupan. Apa yang terjadi?

Solusi: Jika hal ini terjadi pada PC, ada beberapa kemungkinan yang harus diperiksa satu per satu secara bertahap.

Langkah 1: Periksa semua jaringan listrik, dari outlet AC sampai ke PSU (power supply unit) PC. Apakah sudah terpasang dengan sempurna. Mulai dari memastikan switch PSU dalam posisi ON, ataupun sekiranya bisa menggunakan UPS (uniterruptable power supply) dan/ atau stabilizer AVR (automated voltage regulator). Pastikan semua dalam posisi ON dan dalam keadaan berfungsi dengan baik.

Langkah 2: Jika hal tersebut bukan penyebabnya, maka kemungkinan berikutnya baru pada PC sobat. Pastikan semua kabel (terutama kabel power) dan komponen terpasang dengan baik. Caranya dengan membuka casing, kemudian menekan-nekan kembali komponen dan konektor kabel yang ada. Ada kalanya hal ini disebabkan karena konektor yang tidak terhubung dengan sempurna. Perhatikan juga ATX 12V, yang dapat ditemukan pada kebanyakan motherboard empat tahun belakangan ini. Motherboard tidak akan beraksi, tanpa satuan daya dari konektor ini.

Langkah 3: Ini akan cukup merepotkan. Lakukan pengecekan perangkat utama satu persatu. Yang dimaksud adalah CPU dan motherboard. Pastikan keduanya masih berfungsi dengan baik. Sebab katakanlah jika CPU rusak, sistem tidak akan menyala sama sekali. Demikian juga jika motherboard rusak. Terutama untuk urusan catu dayanya (MOSFET, jalur daya pada PCB dan seterusnya). Ini juga akan menyebabkan PC tidak akan bereaksi sama sekali.

02. Fan, Harddisk Terdengar Putarannya, namun Layar Monitor Tetap Gelap.
Permasalahan: PC bereaksi, terdengar bunyi putaran kipas, dan tanda-tanda kehidupan lain dari harddisk, drive optik dan lain-lain. Namun, monitor tetap gelap.

Solusi: Upps…setidaknya ini sedikit lebih baik dari masalah nomor 1. Untuk masalah ini, sebaiknya mengandalkan tanda yang diberikan POST BIOS. Pastikan speaker casing terpasang baik, sehingga sobat dapat mendengarkan POST berupa kombinasi bunyi beep yang pasti tersedia pada kebanyakan motherboard. Atau pada beberapa motherboard keluaran terbaru, juga tersedia buzzer yang terintegrasi pada motherboard.

Lebih mudah lagi jika motherboard disertai display BIOS POST code berupa dua seven segment LED, yang akan menampilkan kode hexagesimal. Sekiranya Anda tidak tahu arti dari kode tersebut (baik suara ataupun cahaya) atau bahkan kehilangan buku manual, sekali lagi tidak perlu panik. Anda dapat coba membuka situs Bios Central di SINI.

Harddisk menyimpan berbagai dokumen, lagu-lagu kesayangan format MP3, instalasi game 3D (yang ukurannya hingga satuan gigabyte), beberapa, bahkan mengumpulkan video download berformat DivX, atau master video digital hasil transfer dari handycam. Tidaklah aneh jika harddisk dengan cepat penuh. Menambah harddisk pun, ternyata tidak terlepas dari beberapa masalah yang mungkin saja timbul.

03. Sistem Tidak Mengenali Harddisk Baru.
Permasalahan: Harddisk baru yang terpasang, tidak terdeteksi baik pada Windows maupun BIOS sekalipun.

Solusi: Intinya memasang dan mengonfigurasikan harddisk dengan benar. Harddisk bukan termasuk komponen yang sulit dalam proses instalasi. Namun, ada beberapa langkah yang harus dipastikan sudah dilakukan, saat memasang harddisk.

Langkah 1: Pastikan harddisk sudah mendapatkan catudaya dari PSU. Kesalahan sepele seperti ini bisa saja terjadi. Mengingat letak harddisk yang biasanya di bagian depan casing. Terkadang Anda menghubungkannya dengan cabang power dari fan, yang tidak mendapatkan pasokan daya dari PSU. Hal ini bisa juga diakibatkan minimnya jumlah konektor daya dari PSU.

Langkah 2: Pastikan setting master dan slave harddisk tepat seperti yang diinginkan. Atau jika Anda ingin memanfaatkan konfigurasi pada cable select, pastikan menggunakan konfigurasi tersebut pada kedua harddisk, lama dan baru Anda.

Langkah 3: Jika Anda menginginkan memanfaatkan konfigurasi cable select, perhatikan pemasangan kabel IDE pada harddisk. Beberapa kabel terbaru, sudah memberikan tanda khusus, untuk membantu menentukan konektor mana yang akan dianggap sebagai master, dan konektor mana yang akan dianggap sebagai slave. Jika tidak tersedia, cara paling mudah adalah dengan aturan dasar berikut :
- Konektor yang terletak diujung diperuntukkan sebagai master.
- Sedangkan konektor di tengah, akan dianggap sebagai slave.

Langkah 4: Jika itu semua belum dapat menyelesaikan masalah, maka alternatif jawabannya ada pada setting BIOS. Pada pilihan utama Integrated Peripheral, biasanya terdapat pilihan untuk IDE controller. Di sini juga terdapat pilihan untuk setting controller harddisk SATA. Sekiranya sobat mengalami masalah serupa, saat ingin menambahkan harddisk baru ber-interface SATA. Khusus untuk harddisk SATA dan Windows, jangan lupa untuk menginstalasi driver yang biasanya disertakan oleh produsen motherboard. Atau updatenya, tergantung chipset motherboard yang digunakannya.

04. Harddisk Terdeteksi, namun Tidak Dapat Dioperasikan.
Permasalahan: BIOS mendeteksi keberadaan harddisk. Namun tidak demikian dengan Windows, bahkan DOS.

Solusi: Ini bukan permasalahan besar. Yang perlu dilakukan adalah membuat partisi, dan kemudian memformat harddisk baru tersebut. Karena harddisk yang baru tersebut belum terformat dalam sebuah file system yang dapat dikenali Windows ataupun DOS. Ada beberapa kemungkinan yang dapat dilakukan dengan harddisk baru tersebut.

Kemungkinan 1: Sekiranya sobat menginginkan menginstalasi harddisk baru tersebut dengan operating system Windows 9x, maka diperlukan sedikit pengetahuan dasar tentang perintah FDISK. Untuk yang satu ini, sangat menyarankan untuk memanfaatkan perintah yang satu ini dengan didampingi teman yang sudah berpengalaman.

Kemungkinan 2: Jika sobat ingin menginstalnya dengan Windows 2000/XP / Vista / Windows 7 ataupun beberapa distro Linux terbaru sekarang ini, sobat tidak usah pusing lagi berhadapan dengan perintah FDISK. OS tersebut menyediakan pilihan pada saat proses instalasinya. Tinggal mengikuti langkah dan pilihan yang diberikan. Setidaknya akan lebih mudah dibandingkan menggunakan perintah FDISK untuk kebanyakan orang.

Kemungkinan 3: Jika harddisk baru tersebut akan dimanfaatkan sebagai harddisk tambahan untuk penyimpanan data, hal ini akan lebih mudah. Misalnya selama ini sobat sudah menggunakan operating system Windows XP. Dengan mengguna kan user yang memiliki administrator rights Anda dapat melakukan hal berikut ini.

Cukup dengan masuk ke Disk Management. Salah satunya dengan cara klik kanan pada My Computer, pilih Manage.

Perhatikan kolom bagian kiri. Kemudian pada Storage, pilih Disk Management. Dari sini Anda dapat melihat dan mengatur harddisk baru Anda dengan lebih mudah.

Catatan: Berhati-hatilah saat menggunakan fasilitas yang tersedia pada Disk Management. Jangan sampai salah memilih harddisk. Karena data yang di dalam harddisk ataupun partisi dapat hilang. Demikian juga saat menggunakan FDISK ataupun fungsi serupa yang tersedia pada proses instalasi operating system.

05. Instalasi Harddisk Baru Ekstra Besar.
Permasalahan: Harddisk 200 GB tidak terdeteksi baik di BIOS, apalagi Windows. Padahal, langkah pada tip ke 03 dan 04 sudah dijalankan semua.

Solusi: Seiring dengan waktu dan kemajuan teknologi yang ada, maka produk massal harddisk berukuran besar sudah tersedia di pasar. Dengan harga yang terbilang terjangkau. Inti masalah ada pada penggunaan metoda LBA (Logical Block Addressing) yang digunakan. Permasalahan untuk hal di atas, biasanya disebabkan karena harddisk berukuran di atas 137 GB, menggunakan metoda LBA 48 bit.

Untuk itu, yang pertama perlu dilakukan adalah memastikan apakah BIOS yang digunakan, sudah mendukung LBA 48 bit. Sebagai contoh di sini adalah dengan menggunakan 48-bit LBA Test Program untuk Intel Application Accelerator, silahkan ke SINI. Cukup dengan menjalankan aplikasi sederhana 48lbachk.exe pada sistem.

Jika ternyata BIOS belum mendukung, maka diperlukan update BIOS. Perhatikan readme yang tersedia pada update BIOS. Pastikan update yang akan digunakan, dapat menyelesaikan masalah kompatibilitas harddisk LBA 48 bit.

Drive Optik
Perangkat yang satu ini mungkin sudah lama dijadikan andalan untuk urusan storage. Berikut mungkin beberapa masalah yang dapat terjadi.

06. Software Burner Tidak Berfungsi pada Drive Optik Baru.
Permasalahan: Misalnya, sobat terpaksa mengucapkan selamat tinggal pada CDRW drive lama. Dan menggantinya dengan sebuah drive burner baru. Namun Anda baru menyadari, bahwa software burner Nero andalan, tidak dapat digunakan dengan drive baru. Mengapa demikian?

Solusi: Pada awal masa jaya CD-RW drive, kebanyakan paket penjualan disertai dengan software burner. Namun, sekarang juga banyak beredar drive optik yang tidak disertai dengan software burner.

Perlu diketahui, lisensi yang diberikan OEM untuk paket penjualan. Dan dikhususkan untuk produk yang dibundle. Dan Nero memiliki proteksi, sehingga hanya dapat dimanfaatkan khusus untuk drive tersebut. Untuk terus memanfaatkannya dengan drive burner baru, cara yang paling minim biaya adalah dengan meng-upgradenya. Menggunakan Nero 9.4.26.0 + Serial Number (www.nero.com, untuk urusan harga tentu mahal ). Ini lebih murah dibanding versi lengkapnya, silahkan download disini secara gratis.

07. Kecepatan Write Tidak Secepat yang Dijanjikan.
Permasalahan: Spesifikasi memang tidak menjanjikan 100% sesuai dengan kenyataan yang ada. Namun jika diperlukan waktu write hingga dua kali ataupun lebih waktu yang dijanjikan, tentu ada sesuatu yang salah. Apa penyebabnya?

Solusi: Ini mungkin tidak akan begitu banyak terasa, bahkan untuk CD-RW drive yang tercepat sekalipun. Namun, jika sudah beralih ke DVD burner drive, perbedaannya akan sangat terasa. Bisa-bisa dibutuhkan waktu lebih dari 1 jam untuk menyelesaikan menulis data pada media DVD berkapasitas 4,7 GB.

Yang perlu dipastikan adalah, baik harddisk ataupun drive optik yang digunakan, sudah bekerja pada mode Ultra DMA (Direct Memory Access).

Cara mengeceknya, pada Windows XP dengan memperhatikan Device Manager. Buka pada tree IDE controller. Dan lihat pada tab Advanced Setting. Perhatikan pada bagian Current Transfer Mode. Periksa pada masing-masing IDE controller di mana harddisk maupun drive optic terpasang.

VGA dan Display
Keduanya memang diperuntukkan untuk memanjakan mata penggunanya. Dengan VGA yang lebih bertenaga, Anda akan mendapatkan frame rate yang lebih baik. Sedangkan dengan display yang lebih baik, Anda akan mendapatkan resolusi dan refresh rate yang tidak melelahkan mata. Namun, bukan berarti keduanya bebas dari masalah.

08. Driver Video Card Tidak Terinstalasi dengan Sempurna.
Permasalahan: Kelihatannya proses instalasi driver berjalan sempurna. Namun setelah sistem restart, ada peringatan box error: “cli.exe Application Error. The application failed to initialize properly (0xc0000135). Click OK to terminate the application.” Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?

Solusi: Beberapa pengguna video card dengan chipset VPU ATi Radeon pernah merasakannya. Apalagi jika pernah mengupdate driver dan aplikasi pendukungnya dengan menggunakan ATi Catalyst. Sebagai informasi, ATi Catalyst yang ditujukan khusus untuk operating system Windows ini, dibuat dengan menggunakan Microsoft .NET Framework SDK.

Operating system perlu ditambahkan dengan instalasi Microsoft .NET Framework.
Ini akan berguna sekiranya Anda juga akan menginstal aplikasi yang dibuat dengan memanfaatkan Microsoft .NET Framework SDK. Untuk mengatasi semua masalah, yang menyebabkan munculnya window pop up serupa.

09. Menghindari Pesan Kesalahan Saat Instalasi Update Driver VGA.
Permasalahan: Bagaimana sebaiknya melakukan update driver VGA. Karena pada beberapa kasus, sering terjadi muncul pesan kesalahan.

Solusi: Memang tidak ada perintah khusus yang disertakan pada file instaler update driver VGA, yang menyarankan untuk melakukan uninstall dari driver lama yang sebelumnya ter-install. Namun, ada baiknya Anda melakukan pembersihan operating system Anda dari driver lama yang pernah ada. Sebelum menginstalasinya dengan update terbaru yang diinginkan.

Untuk para pengguna VGA dengan chipset ATi Radeon, Anda dapat dengan mudah melakukan proses uninstall driver lama, beserta beberapa aplikasi pendukungnya. Karena ATI juga sudah menyertakan ATi CATALYST Uninstaller, yang otomatis disertakan saat proses instalasi driver ATI CATALYST.

Untuk yang lain, perlu trik tersendiri. Cukup banyak alternatif untuk membersihkan driver-driver lama. Anda dapat memanfaatkan Driver Cleaner, yang sekarang sudah tersedia Driver Cleaner, atau variannya Professional Edition, silahkan ke SINI atau bisa juga menggunakan CC Cleaner.

10. Memperbaiki Tampilan pada Monitor.
Permasalahan: Sobat sudah memilih monitor terbaik. Katakanlah sebuah Monitor TFT-LCD, atau “sekadar” monitor CRT merk terkemuka, yang sering memenangkan review hardware. Namun tampilan yang dihasilkan tidak memuaskan. Apa yang harus dilakukan?
Solusi: Sehebat apapun setiap perangkat, tidak akan optimal tanpa konfigurasi yang optimal. Begitu juga untuk monitor.

Kebanyakan monitor LCD memiliki tombol khusus AUTO (atau sejenis), untuk konfigurasi secara otomatis. Sesuai dengan data yang dikomunikasikan antara monitor dengan video card dengan DDC. Namun kadang tidak sempurna. Kebanyakan gangguan moire masih terasa. Sobat dapat menggunakan Monitor Test, dan mencoba mengalibrasikan hingga gangguan moire minim.

Untuk monitor CRT, kebanyakan pada masalah tingkat contrast dan brightness. Contrast akan mengatur kekuatan cahaya monitor. Tapi jika berlebihan akan melelahkan mata. Brightness akan memperterang. Namun jika terlalu tinggi, akan kehilangan black level. Dan pada beberapa kasus juga akan mengganggu tampilan fokus monitor.

Networking
Koneksi Internet DSL memang menawarkan kecepatan yang terbilang memuaskan. Harga penawaran paketnya beragam, dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Namun, masalah pun juga tidak terlepas darinya. Dan bukan hal yang mudah untuk membuat sebuah Internet connection yang bebas dari masalah.

11. Router Hang, dan Perlu Direstart.
Permasalahan: Awalnya, saat instalasi router, hal ini tidak pernah terjadi. Namun belakangan ini, sering kali router hang dan perlu di-restart untuk mendapat koneksi Internet pada PC yang terhubung dengan router.

Solusi: Bahkan dengan konfigurasi terbaik sekalipun, router tetap saja bisa mengalami hang. Biasanya hal ini disebabkan terlalu banyak permintaan koneksi pada waktu yang bersamaan. Dan selama ini, satu-satunya cara mengatasinya adalah dengan restart router (mematikannya dan kemudian menghidupkannya kembali).

Langkah 1: Sekiranya produsen router telah menyediakan update firmware, Sobat bisa mencobanya untuk mengupdate firmware untuk memperbaiki proses routing dan mencegah crash pada router.

Langkah 2: Sobat dapat melakukan tindakan pencegahan. Hal semacam ini juga bisa disebabkan karena virus, juga spyware yang menyerang PC. Jalankan antivirus dan antispyware yang telah ter-update, untuk mengecek masing-masing PC.

Langkah 3: Perhatikan aplikasi yang terinstal pada tiap PC client router tersebut. Terutama beberapa aplikasi file sharing Peer to Peer (P2P). Aplikasi semacam ini juga dapat menyebabkan hal tersebut. Jika tidak dikonfigurasikan dengan baik, software P2P bisa saja membuka sharring permission-nya, sehingga jika request terlalu banyak otomatis akan membebani kerja router Anda.

12. Koneksi dengan Wi-Fi Kadang Terputus.
Permasalahan: Koneksi network dengan menggunakan Wi-Fi, sesekali terputus secara tiba-tiba. Tanpa sebab yang jelas. Hal ini sesekali terjadi pada notebook Centrino yang sudah dilengkapi dengan koneksi Wi-Fi.

Solusi: Biasanya ini disebabkan karena power saving mode. Notebook Centrino secara default membuat fungsi ini enable dengan maksud untuk menghemat konsumsi baterai. Cara paling mudah adalah dengan menggunakan aplikasi Intel PROSet (jika tersedia).

Atau melalui properties pada device WI-Fi ethernet, pada Network Connections. Kemudian pilih Configure. Pada tab Adcanced, terdapat setting untuk mengoptimalkan konsumsi daya. Ad Hoc Transmit Power, berpengaruh dengan jarak jangkau. Sedangkan Power Management, akan menyesuaikan dengan kondisi baterai, dan waktu idle notebook. Dan secara otomatis akan menurunkan konsumsi listrik dari baterai.

Hal ini, yang kemungkinan menyebabkan koneksi Wi-Fi terputus. Jadi ada dua alternatif yang dapat dilakukan.

Pilihan 1: Setting posisi maksimal untuk kedua fungsi ini. Apalagi jika sobat tidak khawatir dengan kapasitas baterai yang tersisa. Karena tersedia tombol shortcut untuk langsung mematikan fungsi Wi-Fi di kebanyakan notebook Centrino.

Pilihan 2: Sesuaikan dengan gaya penggunaan notebook sobat. Pelajari waktu idle penggunaan notebook. Dan mencobanya sesuai dengan kebiasaan penggunaan sehari-hari. Tentunya sobat tidak ingin koneksi Wi-Fi tiba-tiba terputus karena waktu idle 5 menit telah terlewati. Padahal Anda hanya meninggalkan notebook Anda, untuk sekadar ambil makanan ataupun membuat minuman untuk menemani ber-internet ria.

Mungkin di artikel ini bisa membantu mengatasi masalah tentang pc yang di gunakan dalam keseharian.
read more...

8 Februari 2010

Memaksimal setiap tombol yang keyboard | TIPS


Langsung menuju sasaran. Dah banyak yang tau tentang ini pastinya dan saya hanya sekedar membantu bagi yang belom tau bagaimana membuat maksimal setiap tombol yang keyboard komputer. Silahkan simak dibawah ini :


Vista Desktop & XP :

Tombol windows : Membuka dan menutup Start menu
Windows + D : Menampilkan Desktop
Windows + E : Membuka jendela Computer
Windows + F : Membuka jendela Pencarian (search)
Ctrl + Windows + F : Mencari Computers (Jika dalam jaringan)
Windows + L : Mengunci komputer atau berganti user
Windows + M : Meminimalkan layar Windows
Shift + Windows + M : Mengembalikan layar Windows yang kecil
Windows + R : Membuka dialog box Run
Windows + T : Berpindah antara program-program di Taskbar
Windows + U : Membuka Ease of Access Center
Ctrl + A : Memilih semua item yang ada pada jendela
Ctrl + C : Men-copy item yang terseleksi
Ctrl + X : Men-cut item yang terseleksi
Ctrl + V : Men-paste item yang di-cut atau di copy
Ctrl + Y : Melakukan kembali tindakan
Ctrl + Z : Membatalkan aksi yang telah dilakukan
F1 : Menampilkan Help
F2 : Menunjukkan label dari item yang akan diedit
F3 : Membuka jendela Pencarian
Ctrl + F4 : Menutup dokumen yang sedang aktif
Alt + F4 : Menutup item atau program yang aktif
F5 : Me-refresh sebuah jendela
F6 : Berpindah di antara elemen yang ada di jendela atau di desktop
F10: Mengaktifkan menu bar sebuah program
Shift + Windows + F10 : Menampilkan menu shortcut untuk item yang terpilih
Delete : Menghapus ke Recycle Bin
Shift + Delete : Menghapus item terpilih secara permanen
Alt + Enter : Menampilkan properties dari item terpilih
Ctrl + Esc : Membuka Start menu
Alt + Esc : Berpindah antara item sesuai dengan urutan dibuka paling awal
Ctrl + Shift + Esc : Membuka Task Manager
Left Alt + Left Shift + Num Lock : Menghidupkan dan mematikan fitur Mouse
Menahan selama lima detik + num Lock : Menghidupkan dan mematikan fitur toggle Keys
Windows + Pause : Membuka jendela system properti
Alt kiri + shift kiri + Print Screen : Menghidupkan atau mematikan fitur High Contrast
Shift Kanan selama 8 detik : Menghidupkan atau mematikan fitur filter
Shift Lima kali : Menghidupkan atau mematikan fitur sticky key
Alt + Spacebar : Membuka menu shortcut dari windows yang aktif
Alt + Tab : Berganti antara item yang terbuka
Windows + tab : Berganti dari item yang terbuka dengan fitur Flip 3-D
Ctrl + Alt + Tab : Menampilkan item yang terbuka (gunakan tombol panah untuk berganti-ganti)
Ctrl + Windows + Tab : Menampilkan item yang terbuka lewat flip 3-D (gunakan tombol panah untuk berganti-ganti)


Pada Windows Explorer

Shortcut : Fungsi
Alt + D : Pindah ke Address Bar
F4 : Menampilkan menu drop-down list address bar
Ctrl + N : Membuka jendela baru
F11 : Memperbesar/memperkecil jendela aktif
Panah Kiri : Menyembunyikan seleksi yang ditampilkan atau memilih folder induk
Alt + panah kiri : Menampilkan folder sebelumnya
Panah Kanan : Menampilkan seleksi yang disembunyikan atau memilih sub folder
Alt + panah kanan : Menampilkan folder berikutnya
Tanda bintang/asterik (keypad) : Menampilkan sub folder didalam folder yang aktif
End : Menampilkan pilihan paling bawah dari window yang aktif
Home : Menampilkan pilihan paling atas dari window yang aktif
Tanda Minus (keypad) : Menyembunyikan folder yang terpilih
Tanda Plus (keypad) : Menampilkan isi dari folder yang terpilih


Pada Sidebar Vista

Windows + G : Berpindah di antara gadgets
Windows + Spasi : Menampilkan gadget ke urutan paling atas diantara windows yang lain
Tab : Berpindah diantara control sidebar


Pada Box Dialog

F1 : Menampilkan Help
F4 : Menampilkan item pada drop-down list
Backspace : Pada dialog Save As atau Open, membuka sebuah folder naik satu tingkat dari folder yang aktif
Enter : Memiliki fungsi yang sama dengan klik mouse pada opsi tertentu
Spasi : Memilih atau tidak memilih pada check box yang aktif
Tab : Berpindah ke depan diantara opsi dialog box
Ctrl + Tab : Berpindah diantara tab
Shift + Tab : Berpindah ke belakang diantara opsi dialog box
Ctrl + Shift + Tab : Berpindah ke belakang diantara tab


Pada Help Vista

Alt + A : Menampilkan halaman customer support
Alt + C : Menampilkan isi dari Help and Support
Ctrl + F : Membuka dialog Find (cari) pada topik aktif
Alt + N : Menampilkan menu seting koneksi
Ctrl + P : Mencetak topik Help
F3 : Berpindah ke search box
F10 : Menampilkan Menu opsi
Alt + Home : Menampilkan home page Help and Support


Semoga yang belum tau bisa mendapatkan pembelajaran baru.
read more...

6 Februari 2010

Mengatasi Trouble Pada Pc atau Laptop | TIPS

Sekedar tips yang mungkin berguna bagi temen-temen yang tiap harinya bekerjasama dengan pc, bagaimana cara mengatasi pc / laptop yang mngalami trouble. Langsung ke pokoknya saja tidak usah berbelit-belit.

Komputer Tidak Mau Hidup
- Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
- Cek apakah stabilizer berfungsi atau tidak (jika memakai stabilizer)
- Cek kabel power pada CPU
- Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin terletak pada power supply atau MB

Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting
- Kenali Terlebih dahulu Bunyi Beep:
Beep 1 kali saja, tanda bahwa kondisi komputer baik
Beep 1 kali, panjang, terdapat problem di memory
Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek, kerusakan di VGA card
Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek, kerusakan di DRAM parity
Beep terus menerus, kerusakan dimodul memory atau memory video
- Cek dengan menggunakan software diagnosa seperti sisoft sandra, PC mark04, PC mark05 dll

Komputer Mau Booting Tetapi Selalu "Safe Mode" (untuk masuk ke safe mode tekan F8)
- Restart kembali komputer anda
- Jika masih trouble intall ulang windows anda
- Jika masih safe mode juga, berarti HD anda bermasalah cek dengan scan disk

Komputer Sering Hang
- Disebabkan software mengalami crash
- Tekan ctrl + alt + del >> klik End task pada program yang "Not Responding"
- Tekan tombol restart pada CPU
- Disebabkan hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware baru)
- Konflik antar hardware sering terjadi pada sistem operasi windows
- Install ulang windows anda, tetapi yang perlu diingat sebelum reinstall windows anda, lepaskan dulu hardware baru anda
- Jalankan fasilitas "add new hardware" yang terdapat pada control panel.

Keyboard & Mouse Tidak Dikenali Oleh Komputer
- Cek apakah keyboard/mouse anda sudah terpasang dengan benar
- Jika sudah tapi masih juga keyboard/mouse tidak terdeteksi maka kemungkinan keyboard/mouse anda bermasalah.
- Coba ganti keyboard/mouse anda, jika sudah diganti tapi juga masih bermasalah maka kemungkinan besar yang rusak adalah di bagian port keyboard/mouse di MB anda.
- Jika memang sudah diganti keyboard/mouse baru tapi tetap tidak terdeteksi juga, coba ganti dengan keyboard/mouse USB dan apabila tidak terdeteksi juga berarti ada yang salah pada sistem Windows Anda

Pointer Mouse Selalu Meloncat-Loncat
- Mouse kotor segera di Bersihkan (khususnya pada bola mouse)

Komputer Sering Crash
- Cek semua posisi kabel, hardware, dan juga tegangan pada casing, cek suhu pada CPU dan juga cek ram, processor dan juga vga.

Bila Produsen Metherboard Tidak Diketahui
- Buka casing, dan cek CPU anda biasanya sebuah MB memiliki label produsen yang sekaligus berisi spesifikasi tipe MBnya.
- Lihat pada manual book
- Cari data MB lewat internet, cocokan ID yang tercetak pada sticker board dengan daftar yang terdapat pada situs ini dan cari daftar nomor ID yang dikeluarkan oleh lembaga perijinan untuk perangkat elektonik
- Gunakan software analisa, seperti sandra99 dll.

Lupa Password BIOS
- Cabut batterai cmos pada cpu
- Atau dengan cara mencoba menebak beberapa password default untuk beberapa produsen bios misalkan AMI dan AWARD (contoh : A.M.I, AMI, AMI_SW, ALLY, 589589 dll)

Jam dan setting tanggal BIOS Selalu Berubah-Rubah
- Batterai cmos sudah tidak berfungsi (mati), ganti dengan batterai yang baru

Menambah Perangkat Hardware Baru Tetapi Tidak Terdeteksi Oleh BIOS
Kemungkinan besar bios anda sudah kuno sehingga tidak dapat mendeteksi hardware yang baru, maka segera update bios anda (bisa download melalui internet, misal: disini)

Melacak Kerusakan Card Pada Motherboard
- Cobalah dengan mencabut dan menancapkan beberapa card pada MB anda
- Jika booting berhasil maka card anda tidak bermasalah begitu juga sebaliknya

Pasang Processor Baru Tetapi Tidak Terdeteksi
- Cek apakah anda sudah memasang processor dengan benar
- Cek apakah posisi jumper pada processor sudah benar (tentang jumper pada processor bisa anda periksa pada manual booknya)

Crash Setelah Memasang RAM Baru
- Kemungkinan ram yang anda pasang tidak kompatibel dengan komputer anda (cabut ram tersebut)

Semoga bisa bermanfaat.
read more...

5 Februari 2010

Meningkatkan kinerja komputer | tips

Langsung saja tidak usah kelamaan. Beberapa tips meningkatkan kinerja komputer yang mudah-mudahan berguna buat anda.

Tips tersebut sebagai berikut :

1. Buat ruang hard disk lebih lega

Ini dapat anda lakukan dengan membuang file-file yang sudah tidak diperlukan (file sampah),.Dengan melakukan hal ini anda akan dapat meningkatkan kinerja komputer anda. Gunakan Disk CleanUp yang dapat anda akses dari Start | All Programs | Accessories | System Tools | Disk CleanUp, biarkan utility bawaan Windows ini melakukannya secara otomatis untuk anda, jangan kuatir file penting anda terhapus karena utility ini hanya akan meng-identifikasi file-file yang dapat dihapus dengan aman tanpa mengganggu file atau data-data penting anda. File-file yang akan dihapus oleh utility ini yaitu Temporary Internet Files (file jenis ini menempati ruang hard disk cukup besar sebab Internet Browser/ Internet Explorer atau Mozilla Firefox membuat cache pada setiap halaman yang dibuka dengan tujuan untuk mempercepat akses ke halaman ybs. Jika anda membuknya lagi kelak), Microsoft ActiveX, Empty Recycle Bin (mengosongkan keranjang sampah/ Recycle Bin), membuang Temporary Files, membuang program yang ter-install oleh Windows jika anda tidak memerlukannya (anda harus menentukan sendiri pilihan untuk meng-uninstall, karena Windows tidak melakukan hal ini secara otomatis).

2. Percepat akses Hard disk anda.

Hard disk yang ter-fragmentasi (terpencar) akan membuat kinerja komputer menjadi lambat, karena untuk meng-akses file, komputer harus mencari-cari file tersebut di se-antero hard disk (bayangkan jika hard disk tersebut berkapasitas amat besar, mis. 1 Terabyte). Untuk itu gunakan juga utility bawaan Windows yaitu Disk Defragmenter yang dapat anda akses melalui Start | All Programs | Accessories | System Tools | Disk Defraggmenter. Tentukan drive mana yang akan di Defrag, apakah semua drive yang ada atau drive tertentu saja berdasarkan pilihan anda. Klik Analize, Windows akan meng-informasikan kepada anda perlu atau tidaknya melakukan Defrag pada hard disk.

Utility bawaan Windows ini akan merapikan kembali File-file dalam hard disk anda yang terpencar-pencar (ter-fragmentasi) tersebut, sehingga akses terhadap file anda akan menjadi lebih cepat, demikian juga pada proses baca dan tulis pada hard disk. Jalankan utility ini sedikitnya sebulan sekali, namun anda dapat mengatur sendiri skedul kapan anda harus melakukan defrag pada hard disk, misalnya lebih dari satu bulan sekali jika anda menghendaki. Melakukan Defragmen pada hard disk lebih dari 1 kali dalam sebulan sangat dianjurkan jika :

· Anda menambahkan file dalam ukuuran dan jumlah yang besar

· Ruang bebas pada hard disk anda tinggal sekitar 15%

3. Periksa & Perbaiki Error pada Hard Disk

Hard disk yang bekerja terlalu keras mungkin saja mengandung error berupa Bad Sector, jika pada hard disk anda terdapat bad sector, akan menyebabkan pembacaan pada hard disk menjadi lambat dan juga dapat membuat penulisan atau penyimpanan file/ data (saving) gagal.

Untuk menghindari hal ini, anda perlu melakukan pengecekan integritas file yang tersimpan pada hard disk dengan menggunakan program Error Checking Utility, yang akan melakukan scan pada hard disk. Jika anda ingin hard disk anda untuk selalu berada dalam kondisi prima dan untuk mencegah hilangnya data, lakukan pemeriksaan ini seminggu sekali.

Untuk menjalankan utility ini, Klik Start | My Computer, pada My Computer Windows klik kanan pada hard disk yang akan anda periksa, klik Properties, pada kotak dialog yang terbuka klik tab Tools, klik tombol Check Now. Pada kotak dialog Check Disk, pilih Scan for and attempt recovery of bad sectors. Klik Start. Jika Windows menemukan adanya Bad Sector, muncul kotak dialog untuk meminta anda menindak lanjuti hasil temuan itu apakah anda akan memperbaikinya atau tidak, pilih Fix untuk memperbaiki. Jika anda ingin memperbaiki semuanya, tandai kotak cek Automatically fix file system errors.

4. Lindungi komputer anda dari serangan Spyware.

Spyware tidak sama dengan virus, tapi keberadaannya sangat mengganggu, sebab akan menyebabkan komputer menjadi amat lambat, selain itu hal lainnya yang berbahaya yang dilakukan Spyware, yaitu mencatat informasi penting yang terdapat dalam hard disk anda (tanpa ijin dan sepengetahuan anda tentunya). Informasi yang dikumpulkannya berupa daftar situs yang anda kunjungi saat anda berselancar di internet, nama (user name) dan password anda.

Untuk mencegah terjadinya hal ini, klik Stsrt | Run, ketik C:\Windows\prefetch. hapus semua file yang terdapat di folder tersebut dengan menekan tombol Ctrl+A kemudian tombol Del pada keyboard File-file ini selain memudahkan akses bagi Spyware, juga berukuran cukup besar. File-file dalam folder ini tidak ada gunanya bagi anda dan juga membuat komputer anda menjadi lambat, karenanya babat habis saja untuk menghemat ruang hard disk anda, jangan lupa untuk melakukan Reeboot atau Restart komputer setelah anda melakukan penghapusan. Lakukan penghapusan pada folder ini sesering mungkin.

Jika anda tidak mau repot dengan urusan menghapus file yang terdapat dalam folder Prefetch ini, dan anda mempunyai sedikit nyali, anda bisa melakukan pengaturan melalui registry. Caranya, klik Start | Run, ketik Regedit dan tekan tombol Enter. Cari key :

HKEY_LOCAL_MACHINE\ CurrentControlSet\Control\SessionManager\Memory Management\PrefetchParameters

Di jendela (Window) sebelah kanan cari key yang bernama EnablePrefetcher, klik dua kali pada key tersebut, pada kondisi default nilainya = 3 artinya prefetch dijalankan secara total, rubah angkanya menjadi :

0 Jika anda ingin men-disable Prefetch secara total

1 Jika anda ingin prefetch hanya dilakukan pada program aplikasi saja

2 Jika anda ingin prefetch dilakukan pada saat melakukan booting saja

Keluar dari registry Editor dan lakukan restart pada komputer untuk mengaktifkan perubahan yang anda buat.

5. Tambah kapasitas Memori anda

Saat ini memori dengan jenis DDR2 masih banyak digunakan karena DDR3 yang merupakan generasi terbaru masih berharga sangat mahal dan belum memperlihatkan perbedaan yang signifikan dalam mendongkrak performa atau kinerja komputer.

Kemunculan DDR3 menyebabkan harga DDR2 menjadi turun sangat tajam, dengan merogoh kocek sekitar 200 sampai 250 ribuan anda sudah bisa memiliki memori berkapasitas 1 Gb. tinggalkan slogan lama bahwa dengan 512 Mb. komputer akan dapat menjalankan Windows XP dengan optimal, program aplikasi sekarang, seperti Office 2007, Adobe Photoshop CS2, Adobe Photoshop CS3 dan CorelDraw X4, atau program aplikasi pengolah musik sangat haus akan kebutuhan memori yang besar. Akan sangat ideal apabila anda memasang memori dalam komputer anda sebesar maksimun 2 Gb. anda tidak perlu memasang memori sampai 4 GB, percuma saja !. Windows XP yang anda gunakan sekarang masih Windows XP 32 bit yang hanya mampu membaca jumlah memori sampai maksimum 3,2 Gb saja, sehingga apabila anda memasang memori sebesar 4 Gb., maka sejumlah 800 Mb. akan mubazir alias tidak terpakai.

Moga bermanfaat.
read more...